Tangga nada biasanya dicantumkan dari nada rendah ke tinggi. Sebagian besar tangga nada bersifat berulang oktaf, yang berarti pola nadanya sama di setiap oktaf. Tangga nada berulang oktaf dapat direpresentasikan, misalnya, tangga nada C mayor yang naik (ascending) adalah C–D–E–F–G–A–B–[C], dengan tanda kurung yang menunjukkan nada terakhir satu oktaf lebih tinggi dari nada pertama, dan tangga nada C mayor yang menurun (descending) adalah C–B–A–G–F–E–D–[C], dengan tanda kurung yang menunjukkan satu oktaf lebih rendah dari nada pertama dalam tangga nada.
Sesuai jumlah nada, secara mendasar tangga nada Diatonis dapat “memecah” menjadi beberapa tangga nada Diatonis turunan lainnya. Jika merujuk dengan digunakannya nada natural, sesuai dengan interval nya, maka C–D–E–F–G–A–B–[C] dinyatakan sebagai tangga nada mayor.
video referensi
<aside> <img src="/icons/playback-play-button_yellow.svg" alt="/icons/playback-play-button_yellow.svg" width="40px" />
PAGE
</aside>